Features

Integrations

Resources

WhatsApp Shared Inbox: Complete Guide for Sales & Support Teams

WhatsApp Multi Agent: Satu Nomor WA untuk Banyak Admin dan CS

WhatsApp Multi Agent: Satu Nomor WA untuk Banyak Admin dan CS

WhatsApp Multi Agent: Satu Nomor WA untuk Banyak Admin dan CS

Saat bisnis mulai ramai di WhatsApp, refleks pertama biasanya menambah orang untuk memegang nomor yang sama. 

Satu admin jaga pagi, satu lagi jaga malam, dan yang lain ikut membantu kalau chat sedang membludak. 

Lalu masalahnya mulai muncul. Pelanggan menanyakan kelanjutan obrolan yang tidak diketahui admin yang sedang bertugas. Dua sales mengirim jawaban yang bertolak belakang dalam hitungan menit. Klien penting menghilang karena pesannya tidak terbaca saat pergantian shift.

Inilah kenyataan sehari-hari kebanyakan tim B2B yang memakai WhatsApp dalam skala besar. Masalahnya bukan di WhatsApp. Justru di WhatsApp-lah pelanggan Anda berada, deal bergerak paling cepat, dan hubungan bisnis benar-benar terbangun. 

Masalahnya ada pada satu nomor yang dipakai beramai-ramai tanpa aturan. Akibatnya muncul celah yang tidak kelihatan: tidak jelas siapa yang bertanggung jawab, manajer tidak bisa memantau, dan kualitas balasan naik turun. Celah ini makin lebar seiring tim bertambah besar.

Kotak masuk bersama WhatsApp (WhatsApp multi agent) menyelesaikan masalah ini dari akarnya. Alih-alih banyak orang merespons chat yang sama tanpa koordinasi, setiap percakapan dialihkan, dibagikan, dipantau, dan diselesaikan lewat satu dashboard terpusat yang dipakai seluruh tim.

Panduan ini membahas cara kerja kotak masuk tim WhatsApp, fitur yang perlu dicari, dan cara menyiapkannya untuk tim CS atau sales tanpa mengganggu cara kerja tim Anda sekarang.

Ringkasnya

  • Kotak masuk bersama WhatsApp adalah dashboard kolaboratif yang membuat banyak anggota tim bisa mengelola percakapan dari satu nomor WhatsApp, lengkap dengan pembagian chat, pelacakan, dan kontrol visibilitas.

  • Masalah utama yang diatasi: pesan terlewat, balasan dobel, dan manajer yang sama sekali tidak bisa memantau

  • Anda tidak selalu butuh WhatsApp Business API. Ada alat yang bisa dipakai dengan nomor WhatsApp apa pun

  • Fitur utama yang perlu dicari: pembagian percakapan, catatan internal, dukungan banyak nomor, integrasi CRM, dan analitik

  • Alat terbaik di 2026 antara lain Periskope, TimelinesAI, Respond.io, Gallabox, dan ControlHippo

  • Periskope adalah satu-satunya platform yang mengelola chat pribadi (1:1) dan chat grup WhatsApp dalam satu kotak masuk

  • Kotak masuk bersama WhatsApp adalah dashboard kolaboratif yang membuat banyak anggota tim bisa mengelola percakapan dari satu nomor WhatsApp, lengkap dengan pembagian chat, pelacakan, dan kontrol visibilitas.

  • Masalah utama yang diatasi: pesan terlewat, balasan dobel, dan manajer yang sama sekali tidak bisa memantau

  • Anda tidak selalu butuh WhatsApp Business API. Ada alat yang bisa dipakai dengan nomor WhatsApp apa pun

  • Fitur utama yang perlu dicari: pembagian percakapan, catatan internal, dukungan banyak nomor, integrasi CRM, dan analitik

  • Alat terbaik di 2026 antara lain Periskope, TimelinesAI, Respond.io, Gallabox, dan ControlHippo

  • Periskope adalah satu-satunya platform yang mengelola chat pribadi (1:1) dan chat grup WhatsApp dalam satu kotak masuk

Apa Itu Kotak Masuk Bersama WhatsApp (WhatsApp Multi Agent)?

Kotak masuk bersama WhatsApp, yang juga dikenal sebagai WhatsApp multi agent, memungkinkan banyak anggota tim mengelola satu nomor WhatsApp yang sama dari satu dashboard pusat.

Tidak perlu HP bersama. Tidak perlu oper-operan password. Pesan masuk, dibagikan ke admin, lalu diselesaikan, semuanya di satu tempat.

Semua pesan masuk tampil di tampilan yang sama, baik chat pribadi dengan pelanggan maupun percakapan di grup WhatsApp. 

Anggota tim bisa membalas, mengoper percakapan ke rekan kerja, dan meninggalkan catatan internal. Pelanggan sama sekali tidak melihat koordinasi yang terjadi di belakang layar.

Yang bukan kotak masuk bersama:

  • Aplikasi WhatsApp Business → Dibuat untuk satu perangkat. Tidak dirancang untuk kerja tim.

  • WhatsApp Business API (WABA) → Infrastruktur teknis yang menghubungkan WhatsApp ke aplikasi pihak ketiga. Bukan sesuatu yang dipakai langsung oleh tim Anda. 

  • Login bersama → Banyak orang memakai akun yang sama tanpa pembagian tugas dan tanpa penanggung jawab.

Kotak masuk bersama adalah alat yang benar-benar dipakai tim Anda setiap hari. Setiap percakapan punya penanggung jawab, status, dan riwayat lengkap.

Try Periskope

Kelola grup, chat, dan nomor WhatsApp dalam skala besar

Bagaimana Cara Kerja Kotak Masuk Bersama WhatsApp?

Begitu nomor WhatsApp Anda terhubung, setiap anggota tim yang punya akses bisa melihat seluruh antrean percakapan secara real time.

Setelah itu, percakapan berjalan lewat alur kerja sederhana:

  • Pengalihan → Chat diambil oleh agen yang sedang luang, dibagikan oleh manajer, atau didistribusikan otomatis sesuai aturan yang dibuat tim Anda

  • Kolaborasi → Anggota tim menambahkan catatan internal, menandai rekan kerja, dan menandai eskalasi langsung di percakapan. Pelanggan tidak melihat semua itu

  • Pelacakan → Setiap tindakan tercatat: siapa yang mengambil pesan, kapan membalas, dan berapa lama masalahnya selesai

  • Manajemen chat grup → Chat grup tampil berdampingan dengan chat pribadi di dashboard yang sama, dengan pembagian dan pelacakan yang sama

Bagi manajer, tidak ada lagi tebak-tebakan karena semuanya terlihat jelas. Bagi bisnis, riwayat percakapan menjadi catatan permanen, bukan sesuatu yang ikut hilang saat ada karyawan yang resign.

Platform kotak masuk bersama terhubung ke WhatsApp dengan salah satu dari dua cara:

Cara Menghubungkan

Cara Kerja

Cocok Untuk

Kode QR

Pindai untuk menghubungkan nomor WhatsApp apa pun. Tanpa API

Tim kecil sampai menengah

WhatsApp Business API

Wajib verifikasi Meta Business Manager

Tim besar, setup skala enterprise

Keduanya memberi pengalaman kotak masuk bersama yang sama bagi tim Anda. Pilihan yang tepat tergantung ukuran tim dan seberapa cepat Anda ingin mulai.

Kenapa Tim Butuh Kotak Masuk Bersama WhatsApp?

Kebanyakan tim B2B tidak sengaja mencari "kotak masuk WhatsApp untuk tim". Mereka baru mencarinya setelah cara kerja yang sekarang benar-benar mentok.

"Ini sebenarnya siapa yang harus balas?" 

↳ Banyak orang punya akses ke nomor yang sama, tapi tidak ada yang memegang percakapan tertentu. Satu pesan dibaca tiga orang tapi tidak dijawab siapa pun, atau malah dijawab dua orang dengan info yang berbeda. Tidak ada cara untuk tahu apa yang terjadi dan kenapa.

"Saya tidak tahu apa yang tim sampaikan ke pelanggan." 

↳ WhatsApp di HP pribadi tidak bisa dipantau manajer. Waktu respons, janji yang diberikan ke pelanggan, deal yang sedang dibahas: semuanya tidak terlihat kecuali ada yang melapor manual. Untuk bisnis yang menjalankan sales atau CS lewat WhatsApp, ini celah yang serius.

"Klien itu jadi dingin sejak si A resign." 

↳ Saat ada anggota tim yang keluar, semua percakapan WhatsApp yang ia pegang ikut pergi. Tidak ada serah terima. Tidak ada riwayat. Tidak ada kesinambungan. Pelanggan menyadarinya lebih dulu daripada perusahaan.

"Kita punya 20 grup, dan separuhnya tidak ada yang tahu isinya apa." 

↳ Tim yang mengelola banyak grup WhatsApp untuk pelanggan, mitra, atau operasional per wilayah tidak bisa mengawasi apa yang dikirim dan apakah hasilnya efektif. Tanpa alat yang tepat, semuanya cepat tidak terkendali.

Masalah-masalah ini tidak bisa diselesaikan hanya dengan memperbaiki SOP. Masalahnya melekat pada cara memakai aplikasi chat pribadi sebagai alat komunikasi bisnis, dan makin parah saat tim bertambah besar.

5 Manfaat Kotak Masuk Bersama WhatsApp untuk Tim

Beralih ke kotak masuk bersama bukan cuma membereskan masalah di atas. Cara seluruh saluran WhatsApp Anda berjalan ikut berubah.

1. Setiap percakapan punya penanggung jawab 

Chat dibagikan ke anggota tim tertentu. Percakapan yang belum selesai tetap terlihat sampai ditutup. 

2. Tim Anda membalas lebih cepat 

Siapa pun yang sedang luang bisa mengambil percakapan yang masuk. Ditambah metrik yang menunjukkan chat mana yang paling lama menunggu, tim bisa menentukan prioritas dengan lebih baik dan membalas lebih cepat tanpa menambah karyawan.

3. Manajer akhirnya bisa memantau 

Tingkat respons, waktu penyelesaian, jumlah pesan yang belum dibalas, kinerja agen: semuanya terlihat dari satu dashboard. WhatsApp tidak lagi jadi kotak hitam, tapi saluran yang bisa benar-benar Anda kelola dan tingkatkan.

4. Riwayat percakapan jadi milik perusahaan 

Saat ada yang resign, semua percakapan yang pernah ia tangani tetap tersimpan di platform, lengkap dengan konteksnya. Siapa pun yang melanjutkan hubungan dengan pelanggan itu sudah siap sejak hari pertama.

5. Chat grup jadi lebih mudah dikelola 

Pesan terjadwal, hak akses berbasis peran, analitik per grup, dan struktur yang sama seperti chat pribadi kini juga berlaku untuk percakapan grup. 

Pelajari lebih lanjut cara mengelola grup WhatsApp untuk bisnis.

Fitur Wajib di Aplikasi WhatsApp Multi Agent yang Bagus

Tidak semua aplikasi kotak masuk bersama dibuat sama. Ini fitur-fitur yang benar-benar penting saat tim Anda menangani volume chat yang nyata.

1. Pembagian percakapan dan penanggung jawab 

Setiap chat yang masuk harus bisa dibagikan ke anggota tim tertentu. Cari platform yang mendukung pembagian manual sekaligus aturan pengalihan otomatis. Tanpa fitur ini, Anda kembali ke masalah lama: tidak ada yang memegang apa pun.

2. Catatan internal dan kolaborasi 

Tim Anda perlu berdiskusi soal percakapan tanpa terlihat oleh pelanggan. Dengan catatan internal, agen bisa mengoper konteks, menandai masalah, dan melibatkan rekan kerja tanpa harus membuka obrolan terpisah di tempat lain. Wajib ada untuk tim yang lebih dari dua orang.

3. Dukungan banyak nomor 

Kalau bisnis Anda memakai lebih dari satu nomor WhatsApp (per wilayah, per divisi, atau per lini produk), semuanya harus bisa dikelola dari dashboard yang sama. 

Bolak-balik antaraplikasi untuk tiap nomor hanya memunculkan lagi celah visibilitas yang ingin Anda tutup.

4. Manajemen chat grup 

Sebagian besar aplikasi kotak masuk bersama hanya fokus pada chat pribadi. Kalau tim Anda mengelola grup WhatsApp untuk pelanggan, mitra, atau komunitas, Anda butuh platform yang membawa grup-grup itu ke lingkungan kerja yang sama rapinya. 

Termasuk pesan terjadwal, pengawasan anggota, analitik per grup, bahkan chatbot AI langsung di dalam grup WhatsApp.

5. Pembuatan tiket dan tugas 

Mengubah percakapan WhatsApp menjadi tiket yang bisa dilacak tanpa keluar dari kotak masuk menghemat banyak waktu. Aktivitas WhatsApp Anda juga jadi terhubung dengan alur kerja support atau sales lainnya, tidak terpisah sendiri.

6. Integrasi CRM dan helpdesk 

Kotak masuk bersama Anda harus terhubung dengan alat yang sudah dipakai tim: HubSpot, Freshdesk, Zoho, dan lainnya. Konteks percakapan harus masuk ke CRM secara otomatis, bukan disalin manual.

7. Analitik dan laporan 

Waktu respons, persentase pesan yang belum dibalas, waktu penyelesaian, kinerja agen. Kalau Anda tidak bisa mengukur apa yang terjadi di saluran ini, Anda juga tidak bisa memperbaikinya.

8. Hak akses berbasis peran 

Tidak semua orang butuh akses yang sama. Admin, agen, dan viewer punya kebutuhan masing-masing. Platform yang baik memungkinkan Anda mengatur siapa yang bisa melihat percakapan, siapa yang bisa membalas, dan siapa yang bisa mengubah pengaturan.

Kotak Masuk Bersama WhatsApp untuk Tim Sales, CS, dan Operasional

Cara kerja kotak masuk bersama berbeda-beda, tergantung bagaimana tim Anda memakai WhatsApp. Berikut gambarannya di tiga fungsi yang paling umum.

➤ Tim Sales

Bagi tim sales, WhatsApp adalah tempat deal bergerak paling cepat. Prospek lebih cepat membalas di WhatsApp daripada di email, dan hubungannya terasa lebih dekat. Tapi tanpa struktur, di sini juga deal diam-diam mati: di pesan yang belum dibaca, follow-up yang terlupa, atau percakapan yang ikut hilang bersama sales yang pindah kerja.

Kotak masuk bersama memberi tim sales:

  • Visibilitas penuh atas setiap percakapan prospek di seluruh tim

  • Serah terima yang rapi saat sales sedang cuti atau deal berpindah tangan

  • Sinkronisasi CRM, jadi setiap interaksi WhatsApp otomatis tercatat di kontak yang tepat

  • Dukungan banyak nomor untuk tim yang memakai nomor terpisah per wilayah atau lini produk

Keuntungan terbesar bagi tim sales adalah kesinambungan. Tidak ada deal yang hilang hanya karena pergantian staf.

➤ Tim CS (Customer Service)

Tim CS butuh kecepatan dan akuntabilitas di atas segalanya. Pelanggan yang menunggu di WhatsApp berharap dibalas lebih cepat daripada lewat email. Pesan yang terlewat atau balasan yang lambat langsung terasa dan merusak kepercayaan.

Kotak masuk bersama memberi tim CS:

  • Pengalihan otomatis, jadi setiap pertanyaan langsung sampai ke agen yang tepat

  • Pembuatan tiket langsung dari percakapan, tersinkron ke Freshdesk, Zoho, atau helpdesk apa pun yang dipakai tim

  • Pelacakan waktu respons dan notifikasi untuk pesan yang belum dibalas

  • Catatan internal agar agen bisa mengeskalasi atau mengoper chat tanpa kehilangan konteks

Keuntungan terbesar bagi tim CS adalah akuntabilitas. Setiap percakapan punya penanggung jawab dan status penyelesaian.

➤ Tim Operasional

Tim operasional memakai WhatsApp dengan cara berbeda. Mereka mengelola grup vendor, mengoordinasikan tim lapangan, menjalankan grup update internal, dan menjaga hubungan dengan supplier tetap lancar. 

Volumenya tinggi. Yang diutamakan adalah pengawasan dan pencatatan, bukan kecepatan membalas.

Kotak masuk bersama memberi tim operasional:

  • Manajemen chat grup untuk grup vendor, supplier, dan mitra

  • Pesan terjadwal untuk update rutin ke banyak grup

  • Arsip setiap percakapan yang bisa dicari untuk kepatuhan dan audit

  • Hak akses berbasis peran agar hanya orang yang tepat yang bisa mengirim pesan di grup tertentu

Keuntungan terbesar bagi tim operasional adalah kendali. Chat grup yang dulu berjalan tanpa pengawasan kini jadi terstruktur, mudah dicari, dan jelas penanggung jawabnya.

Apakah Butuh WhatsApp Business API (WABA) untuk Kotak Masuk Bersama?

Tidak. Anda tidak selalu butuh WhatsApp Business API untuk memakai kotak masuk bersama WhatsApp. Ada alternatif WhatsApp Business API yang terhubung lewat kode QR dan menawarkan fitur kotak masuk tim yang serupa tanpa proses verifikasi.

Pilihan yang tepat tergantung ukuran tim dan seberapa cepat Anda ingin mulai.

Opsi 1: Koneksi lewat Kode QR

Platform seperti Periskope memungkinkan Anda menghubungkan nomor WhatsApp apa pun dengan memindai kode QR di dalam platform. Tanpa verifikasi Meta Business Manager, tanpa setup teknis. Hanya butuh beberapa menit dan bisa dipakai dengan nomor WhatsApp yang sudah ada, baik nomor pribadi maupun bisnis.

Opsi 2: WhatsApp Business API (WABA) 

Jalur API mewajibkan akun Meta Business Manager yang sudah terverifikasi. Setup-nya lebih lama, tapi Anda mendapat batas volume pesan yang lebih tinggi, template pesan, dan lencana centang hijau WhatsApp. Untuk detail lengkap tentang WhatsApp Business Platform, lihat dokumentasi resmi Meta.

Mana yang dibutuhkan tim Anda?


Kode QR

WhatsApp Business API

Waktu setup

Hitungan menit

Beberapa hari sampai minggu

Syarat teknis

Tidak ada

Meta Business Manager

Bisa dengan nomor apa pun

Ya

Terbatas

Centang hijau

Tidak

Ya

Cocok untuk

Tim operasional, alur kerja CS, setup cepat

Pengiriman pesan volume tinggi, brand terverifikasi

Untuk sebagian besar tim, jalur kode QR sudah cukup. Periskope mendukung cara ini, jadi tim mana pun bisa menyiapkan kotak masuk bersama WhatsApp yang lengkap tanpa akses API, tanpa tim teknis, dan tanpa proses verifikasi yang panjang.

API baru sepadan kalau tim Anda mengirim pesan dalam volume tinggi, butuh template pesan, atau perlu lencana bisnis terverifikasi agar lebih dipercaya pelanggan.

Jawaban singkatnya: Kalau Anda memakai Periskope, Anda tidak butuh WhatsApp Business API untuk mulai. Hubungkan nomor yang sudah ada, undang tim, dan langsung jalan di hari yang sama.

Baca panduan lengkap cara menjalankan WhatsApp untuk bisnis tanpa akses API.

Cara Menyiapkan Kotak Masuk Bersama WhatsApp untuk Tim CS atau Sales dengan Periskope

Memulai dengan Periskope itu mudah. Tanpa setup teknis. Tanpa API. Berikut langkah lengkapnya, dari nol sampai kotak masuk bersama tim Anda siap dipakai.

Langkah 1: Buat akun Periskope 

Buka periskope.app dan buat akun.

Langkah 2: Hubungkan nomor WhatsApp Anda 

Setelah masuk ke dashboard, Periskope akan meminta Anda menghubungkan nomor WhatsApp. Buka WhatsApp di HP, masuk ke Perangkat tertaut, lalu pindai kode QR yang muncul di Periskope. 

Nomor Anda langsung terhubung.

Perlu menghubungkan beberapa nomor? Periskope mendukung kotak masuk multi-nomor. Ulangi langkah yang sama untuk setiap nomor, dan semuanya akan muncul di dashboard yang sama.

Langkah 3: Undang tim Anda 

Buka pengaturan tim dan undang rekan kerja lewat email. Tetapkan peran untuk setiap orang:

  • "Admins" (admin) mendapat akses penuh ke semua nomor dan chat yang terhubung. 

  • "Members" (anggota) hanya bisa mengakses chat dan grup tertentu yang dibagikan kepada mereka.

Langkah 4: Atur aturan pembagian chat 

Tentukan bagaimana percakapan yang masuk dialihkan. Di Periskope, Anda bisa mengatur:

  • Pembagian manual: manajer membagikan setiap percakapan ke agen yang tepat

  • Pengalihan otomatis: percakapan didistribusikan otomatis sesuai aturan yang Anda buat

Langkah 5: Hubungkan alat yang sudah Anda pakai 

Periskope terintegrasi dengan HubSpot, Freshdesk, Zoho, dan Google Sheets. Hubungkan alat yang sudah dipakai tim agar data percakapan mengalir otomatis antarsistem. Tidak ada salin-tempel manual. Tidak perlu gonta-ganti tab untuk mencatat interaksi.

Langkah 6: Tetapkan standar respons tim 

Tentukan target waktu respons. Sepakati gaya bahasa dan jalur eskalasi. Dashboard analitik Periskope akan melacak waktu respons dan menandai percakapan yang belum dibalas secara otomatis, tapi tim Anda tetap perlu sepakat soal standar layanan yang baik sebelum mulai.

Langkah 7: Uji coba sebelum go live 

Kirim beberapa pesan uji coba ke setiap nomor dan grup yang terhubung. Pastikan pengalihan berjalan, notifikasi sampai ke orang yang tepat, dan integrasi tersinkron dengan benar. Hanya butuh sepuluh menit, tapi menghindarkan banyak masalah di kemudian hari.

Dari daftar sampai kotak masuk siap dipakai, sebagian besar tim sudah berjalan di Periskope dalam satu hari kerja.

Ingin dipandu langsung untuk seluruh proses setup? Jadwalkan demo dengan tim Periskope.

5 Aplikasi WhatsApp Multi Agent Terbaik untuk Tim (2026)

Ada banyak aplikasi di pasaran yang menawarkan fitur kotak masuk bersama WhatsApp. Berikut ulasan singkat aplikasi terbaik di 2026.

1. Periskope

Periskope dibuat untuk tim B2B yang perlu mengelola percakapan WhatsApp, mulai dari chat pribadi, chat grup, sampai banyak nomor, semuanya dari satu dashboard.

Tampilan utama Periskope

Kebanyakan aplikasi kotak masuk tim WhatsApp hanya menangani pesan pribadi dari pelanggan. Periskope melangkah lebih jauh: chat grup WhatsApp masuk ke kotak masuk terstruktur yang sama dengan chat pribadi.

Karena itu, Periskope cocok untuk tim yang mengelola komunitas pelanggan, grup mitra, grup onboarding, atau grup sales per wilayah, sambil tetap melayani percakapan CS dan sales biasa.

Keunggulan Periskope:

  • Bisa dipakai dengan nomor WhatsApp apa pun, tanpa WhatsApp Business API

  • Mendukung kotak masuk multi-nomor dari satu dashboard

  • Mengelola chat grup WhatsApp dengan pembagian dan pelacakan yang sama seperti chat pribadi

  • Mengubah percakapan menjadi tiket dan tugas tanpa keluar dari kotak masuk

  • Terintegrasi dengan HubSpot, Freshdesk, Zoho

  • Hak akses berbasis peran untuk admin dan anggota

  • Analitik lengkap: waktu respons, pesan yang belum dibalas, kinerja agen

  • Dipakai oleh 5.000+ bisnis di 50+ negara

Paling cocok untuk: Tim sales, CS, dan operasional yang mengelola WhatsApp dalam skala besar, terutama yang aktif mengelola chat grup sambil melayani percakapan pribadi dengan pelanggan.

Kalau tim Anda mengelola chat pribadi sekaligus grup WhatsApp dan ingin menghindari ribetnya API, Periskope adalah cara tercepat untuk mulai.

👉 Coba gratis atau jadwalkan demo untuk membandingkannya dengan setup Anda sekarang.

2. TimelinesAI

TimelinesAI adalah kotak masuk bersama WhatsApp yang dibuat untuk tim sales. Aplikasi ini terhubung tanpa WhatsApp Business API dan berfokus menyinkronkan percakapan WhatsApp langsung ke CRM.

Tampilan utama TimelinesAI
  • Terhubung lewat kode QR, tanpa API

  • Sinkronisasi CRM dengan HubSpot dan Pipedrive

  • Kotak masuk tim untuk percakapan sales pribadi (1:1)

  • Riwayat percakapan WhatsApp otomatis tercatat di kontak CRM

Paling cocok untuk: Tim sales yang memakai HubSpot atau Pipedrive.

3. Respond.io

Respond.io adalah kotak masuk bersama multi-kanal yang mencakup fitur kotak masuk tim WhatsApp di samping saluran chat lainnya. Aplikasi ini dibuat untuk operasional support skala besar yang butuh otomatisasi berbasis AI.

Tampilan utama Respond.io
  • Wajib memakai WhatsApp Business API

  • Pengalihan percakapan dan otomatisasi berbasis AI

  • Kotak masuk multi-kanal untuk WhatsApp, email, live chat, dan lainnya

  • Workflow builder canggih untuk tim support

Paling cocok untuk: Tim support besar yang butuh otomatisasi di banyak saluran.

4. Gallabox

Gallabox adalah kotak masuk bersama WhatsApp Business untuk tim sales dan support. Aplikasi ini berjalan di atas WhatsApp Business API dan menggabungkan kotak masuk multi agent dengan otomatisasi chatbot dan broadcast.

Tampilan utama Gallabox
  • Wajib memakai WhatsApp Business API

  • Kotak masuk tim dengan pembagian percakapan dan catatan pribadi

  • Chatbot AI untuk balasan otomatis dan kualifikasi prospek

  • Fitur broadcast WA dan drip campaign

  • Terintegrasi dengan Zoho CRM, HubSpot, dan Zapier

Paling cocok untuk: Tim sales dan support yang ingin kotak masuk bersama WhatsApp sekaligus otomatisasi chatbot.

5. ControlHippo

ControlHippo adalah kotak masuk bersama WhatsApp Business yang terjangkau untuk tim kecil yang baru mulai memakai WhatsApp multi agent.

Tampilan utama ControlHippo
  • Terhubung tanpa WhatsApp Business API

  • Kotak masuk tim untuk percakapan pribadi (1:1)

  • Terintegrasi dengan Zoho CRM dan Freshdesk

  • Analitik dasar dan pelacakan percakapan

Paling cocok untuk: UMKM yang mencari kotak masuk bersama WhatsApp dengan harga terjangkau.

Perbandingan singkat:

Aplikasi

Wajib API

Chat Grup

Integrasi Utama

Perkiraan Harga Awal

Cocok Untuk

Periskope

Tidak

Ya

HubSpot, Freshdesk, Zoho

~$25/pengguna/bulan

Tim yang mengelola chat pribadi & grup

TimelinesAI

Tidak

Terbatas

HubSpot, Pipedrive

~$28/pengguna/bulan

Tim sales

Respond.io

Ya

Terbatas

Salesforce, HubSpot

~$79/bulan

Tim support besar

Gallabox

Ya

Ya

Zoho CRM, HubSpot

~$150/bulan

Tim otomatisasi berbasis API

ControlHippo

Tidak

Tidak

Zoho, Freshdesk

~$20/pengguna/bulan

UMKM

Catatan: Harga bersifat perkiraan dan bisa berbeda tergantung paket, siklus tagihan, dan add-on.

Bagaimana Periskope Menjaga Privasi dan Keamanan Data di Kotak Masuk Bersama WhatsApp?

Bagi tim B2B, memindahkan percakapan pelanggan ke platform pihak ketiga wajar menimbulkan pertanyaan. 

Datanya disimpan di mana, siapa yang bisa mengaksesnya, dan bagaimana perlindungannya?

Berikut cara Periskope menjaga privasi dan keamanan data.

➜ Data dienkripsi di setiap tahap 

Semua data yang tersimpan di Periskope dienkripsi saat disimpan (at rest), baik di level datastore maupun di level aplikasi. Data yang sedang dikirim dilindungi dengan TLS 1.3 atau yang lebih tinggi di semua jaringan. Ini berlaku untuk setiap percakapan, catatan, dan file yang melewati platform.

➜ Data Anda dicadangkan dan bisa dipulihkan 

Periskope mencadangkan semua data dengan metode point-in-time. Cadangan disimpan selama tujuh hari, jadi riwayat percakapan Anda terlindungi dari kehilangan yang tidak disengaja atau gangguan sistem.

➜ Akses dikontrol dan dibatasi 

Tidak semua orang di Periskope bisa mengakses data Anda. Akses ke database produksi dibatasi. Akses ke kunci enkripsi dibatasi. Ada prosedur kontrol akses, dan setiap permintaan akses dibatasi sesuai peran. Manajemen log aktif di seluruh infrastruktur.

➜ Akses tim Anda berbasis peran 

Di dalam workspace Periskope, admin yang menentukan siapa melihat apa. Anggota hanya bisa mengakses chat dan grup tertentu yang dibagikan kepada mereka. Ada juga fitur penyamaran nomor kontak ("Contact masking") untuk melindungi privasi pelanggan dengan membatasi akses tim ke nomor telepon bila diperlukan.

➜ Data Anda tetap di bawah kendali Anda

Periskope menghapus data pelanggan atas permintaan. Saat sebuah organisasi berhenti memakai platform, data dihapus sesuai prosedur retensi yang berlaku.

➜ Periskope patuh GDPR 

Periskope dibangun sesuai standar GDPR. Proses retensi data dan perjanjian dengan pihak ketiga sudah disiapkan untuk mendukung kebutuhan kepatuhan.

Untuk pertanyaan kepatuhan yang spesifik untuk industri Anda, hubungi tim Periskope langsung di periskope.app/security.

Pertanyaan umum

1. Apakah kotak masuk bersama diizinkan oleh WhatsApp?

Ya. Memakai kotak masuk bersama WhatsApp diperbolehkan, selama koneksi antara WhatsApp dan platform kotak masuk mengikuti ketentuan dan kebijakan resmi WhatsApp.

Ada dua cara yang biasa dipakai tim untuk menghubungkan WhatsApp ke kotak masuk bersama:

  • Perangkat tertaut (kode QR): memakai fitur multi-perangkat bawaan WhatsApp

  • WhatsApp Business API: integrasi resmi Meta untuk kebutuhan bisnis

Selalu pilih solusi yang memakai fitur Perangkat tertaut WhatsApp atau Business API resmi, agar Anda tetap sesuai dengan kebijakan penggunaan WhatsApp.

2. Bisakah kotak masuk bersama mengelola chat grup WhatsApp? 

Banyak platform hanya fokus pada chat pribadi. Alat seperti Periskope dirancang untuk mendukung chat grup sekaligus chat pribadi, dengan pembagian, pelacakan, dan analitik yang sama untuk keduanya.

3. Berapa banyak anggota tim yang bisa memakai kotak masuk bersama WhatsApp? 

Tergantung platform dan paketnya. Periskope bisa dipakai dari tim kecil sampai operasional berskala besar. Kebanyakan platform menawarkan harga bertingkat berdasarkan jumlah agen atau nomor yang terhubung.

4. Bisakah satu nomor WA dipakai banyak admin untuk membalas chat? 

Bisa. Beberapa anggota tim bisa melihat, membalas, dan mengelola percakapan dari satu nomor WhatsApp secara bersamaan. 

5. Apakah pelanggan tahu mereka sedang chat dengan kotak masuk bersama? 

Tidak. Dari sisi pelanggan, tampilannya seperti chat WhatsApp biasa. Pembagian chat, catatan internal, dan koordinasi tim semuanya terjadi di belakang layar.

6. Bisakah nomor WhatsApp yang berbeda dibagikan ke tim yang berbeda? 

Bisa. Dengan kotak masuk multi-nomor Periskope, Anda bisa menghubungkan banyak nomor dan mengatur anggota tim mana yang bisa mengakses nomor dan chat tertentu lewat hak akses berbasis peran.

7. Apakah ada batas jumlah agen yang bisa memakai kotak masuk secara bersamaan? 

Tidak ada batas pasti. Periskope menyesuaikan dengan paket Anda. Banyak agen bisa aktif bersamaan di semua nomor dan chat grup yang terhubung.

8. Bisakah membuat balasan otomatis di kotak masuk bersama WhatsApp? 

Bisa. Periskope mendukung "Automation Rules" (aturan otomatisasi): Anda bisa mengatur balasan otomatis, pengalihan otomatis, dan pemicu alur kerja berdasarkan isi pesan, jenis chat, atau kondisi lain.

9. Apakah kotak masuk tim WhatsApp cocok untuk layanan pelanggan? 

Sangat cocok, dan ini salah satu penggunaan yang paling umum. Tim CS memakai kotak masuk bersama untuk membagikan pertanyaan yang masuk, melacak waktu penyelesaian, membuat tiket langsung dari chat, dan terhubung ke helpdesk seperti Freshdesk dan Zoho Desk.

10. Apakah memakai Periskope memengaruhi enkripsi end-to-end WhatsApp? 

Periskope terhubung ke WhatsApp lewat fitur Perangkat tertaut, sama seperti saat Anda menambahkan WhatsApp Web atau perangkat pribadi lain. Pesan tetap dilindungi enkripsi end-to-end WhatsApp. Selain itu, Periskope memakai enkripsi TLS 1.3 untuk semua data yang sedang dikirim.

Tidak semua aplikasi kotak masuk bersama dibuat sama. Ini fitur-fitur yang benar-benar penting saat tim Anda menangani volume chat yang nyata.

1. Pembagian percakapan dan penanggung jawab 

Setiap chat yang masuk harus bisa dibagikan ke anggota tim tertentu. Cari platform yang mendukung pembagian manual sekaligus aturan pengalihan otomatis. Tanpa fitur ini, Anda kembali ke masalah lama: tidak ada yang memegang apa pun.

2. Catatan internal dan kolaborasi 

Tim Anda perlu berdiskusi soal percakapan tanpa terlihat oleh pelanggan. Dengan catatan internal, agen bisa mengoper konteks, menandai masalah, dan melibatkan rekan kerja tanpa harus membuka obrolan terpisah di tempat lain. Wajib ada untuk tim yang lebih dari dua orang.

3. Dukungan banyak nomor 

Kalau bisnis Anda memakai lebih dari satu nomor WhatsApp (per wilayah, per divisi, atau per lini produk), semuanya harus bisa dikelola dari dashboard yang sama. 

Bolak-balik antaraplikasi untuk tiap nomor hanya memunculkan lagi celah visibilitas yang ingin Anda tutup.

4. Manajemen chat grup 

Sebagian besar aplikasi kotak masuk bersama hanya fokus pada chat pribadi. Kalau tim Anda mengelola grup WhatsApp untuk pelanggan, mitra, atau komunitas, Anda butuh platform yang membawa grup-grup itu ke lingkungan kerja yang sama rapinya. 

Termasuk pesan terjadwal, pengawasan anggota, analitik per grup, bahkan chatbot AI langsung di dalam grup WhatsApp.

5. Pembuatan tiket dan tugas 

Mengubah percakapan WhatsApp menjadi tiket yang bisa dilacak tanpa keluar dari kotak masuk menghemat banyak waktu. Aktivitas WhatsApp Anda juga jadi terhubung dengan alur kerja support atau sales lainnya, tidak terpisah sendiri.

6. Integrasi CRM dan helpdesk 

Kotak masuk bersama Anda harus terhubung dengan alat yang sudah dipakai tim: HubSpot, Freshdesk, Zoho, dan lainnya. Konteks percakapan harus masuk ke CRM secara otomatis, bukan disalin manual.

7. Analitik dan laporan 

Waktu respons, persentase pesan yang belum dibalas, waktu penyelesaian, kinerja agen. Kalau Anda tidak bisa mengukur apa yang terjadi di saluran ini, Anda juga tidak bisa memperbaikinya.

8. Hak akses berbasis peran 

Tidak semua orang butuh akses yang sama. Admin, agen, dan viewer punya kebutuhan masing-masing. Platform yang baik memungkinkan Anda mengatur siapa yang bisa melihat percakapan, siapa yang bisa membalas, dan siapa yang bisa mengubah pengaturan.

Kotak Masuk Bersama WhatsApp untuk Tim Sales, CS, dan Operasional

Cara kerja kotak masuk bersama berbeda-beda, tergantung bagaimana tim Anda memakai WhatsApp. Berikut gambarannya di tiga fungsi yang paling umum.

➤ Tim Sales

Bagi tim sales, WhatsApp adalah tempat deal bergerak paling cepat. Prospek lebih cepat membalas di WhatsApp daripada di email, dan hubungannya terasa lebih dekat. Tapi tanpa struktur, di sini juga deal diam-diam mati: di pesan yang belum dibaca, follow-up yang terlupa, atau percakapan yang ikut hilang bersama sales yang pindah kerja.

Kotak masuk bersama memberi tim sales:

  • Visibilitas penuh atas setiap percakapan prospek di seluruh tim

  • Serah terima yang rapi saat sales sedang cuti atau deal berpindah tangan

  • Sinkronisasi CRM, jadi setiap interaksi WhatsApp otomatis tercatat di kontak yang tepat

  • Dukungan banyak nomor untuk tim yang memakai nomor terpisah per wilayah atau lini produk

Keuntungan terbesar bagi tim sales adalah kesinambungan. Tidak ada deal yang hilang hanya karena pergantian staf.

➤ Tim CS (Customer Service)

Tim CS butuh kecepatan dan akuntabilitas di atas segalanya. Pelanggan yang menunggu di WhatsApp berharap dibalas lebih cepat daripada lewat email. Pesan yang terlewat atau balasan yang lambat langsung terasa dan merusak kepercayaan.

Kotak masuk bersama memberi tim CS:

  • Pengalihan otomatis, jadi setiap pertanyaan langsung sampai ke agen yang tepat

  • Pembuatan tiket langsung dari percakapan, tersinkron ke Freshdesk, Zoho, atau helpdesk apa pun yang dipakai tim

  • Pelacakan waktu respons dan notifikasi untuk pesan yang belum dibalas

  • Catatan internal agar agen bisa mengeskalasi atau mengoper chat tanpa kehilangan konteks

Keuntungan terbesar bagi tim CS adalah akuntabilitas. Setiap percakapan punya penanggung jawab dan status penyelesaian.

➤ Tim Operasional

Tim operasional memakai WhatsApp dengan cara berbeda. Mereka mengelola grup vendor, mengoordinasikan tim lapangan, menjalankan grup update internal, dan menjaga hubungan dengan supplier tetap lancar. 

Volumenya tinggi. Yang diutamakan adalah pengawasan dan pencatatan, bukan kecepatan membalas.

Kotak masuk bersama memberi tim operasional:

  • Manajemen chat grup untuk grup vendor, supplier, dan mitra

  • Pesan terjadwal untuk update rutin ke banyak grup

  • Arsip setiap percakapan yang bisa dicari untuk kepatuhan dan audit

  • Hak akses berbasis peran agar hanya orang yang tepat yang bisa mengirim pesan di grup tertentu

Keuntungan terbesar bagi tim operasional adalah kendali. Chat grup yang dulu berjalan tanpa pengawasan kini jadi terstruktur, mudah dicari, dan jelas penanggung jawabnya.

Apakah Butuh WhatsApp Business API (WABA) untuk Kotak Masuk Bersama?

Tidak. Anda tidak selalu butuh WhatsApp Business API untuk memakai kotak masuk bersama WhatsApp. Ada alternatif WhatsApp Business API yang terhubung lewat kode QR dan menawarkan fitur kotak masuk tim yang serupa tanpa proses verifikasi.

Pilihan yang tepat tergantung ukuran tim dan seberapa cepat Anda ingin mulai.

Opsi 1: Koneksi lewat Kode QR

Platform seperti Periskope memungkinkan Anda menghubungkan nomor WhatsApp apa pun dengan memindai kode QR di dalam platform. Tanpa verifikasi Meta Business Manager, tanpa setup teknis. Hanya butuh beberapa menit dan bisa dipakai dengan nomor WhatsApp yang sudah ada, baik nomor pribadi maupun bisnis.

Opsi 2: WhatsApp Business API (WABA) 

Jalur API mewajibkan akun Meta Business Manager yang sudah terverifikasi. Setup-nya lebih lama, tapi Anda mendapat batas volume pesan yang lebih tinggi, template pesan, dan lencana centang hijau WhatsApp. Untuk detail lengkap tentang WhatsApp Business Platform, lihat dokumentasi resmi Meta.

Mana yang dibutuhkan tim Anda?


Kode QR

WhatsApp Business API

Waktu setup

Hitungan menit

Beberapa hari sampai minggu

Syarat teknis

Tidak ada

Meta Business Manager

Bisa dengan nomor apa pun

Ya

Terbatas

Centang hijau

Tidak

Ya

Cocok untuk

Tim operasional, alur kerja CS, setup cepat

Pengiriman pesan volume tinggi, brand terverifikasi

Untuk sebagian besar tim, jalur kode QR sudah cukup. Periskope mendukung cara ini, jadi tim mana pun bisa menyiapkan kotak masuk bersama WhatsApp yang lengkap tanpa akses API, tanpa tim teknis, dan tanpa proses verifikasi yang panjang.

API baru sepadan kalau tim Anda mengirim pesan dalam volume tinggi, butuh template pesan, atau perlu lencana bisnis terverifikasi agar lebih dipercaya pelanggan.

Jawaban singkatnya: Kalau Anda memakai Periskope, Anda tidak butuh WhatsApp Business API untuk mulai. Hubungkan nomor yang sudah ada, undang tim, dan langsung jalan di hari yang sama.

Baca panduan lengkap cara menjalankan WhatsApp untuk bisnis tanpa akses API.

Cara Menyiapkan Kotak Masuk Bersama WhatsApp untuk Tim CS atau Sales dengan Periskope

Memulai dengan Periskope itu mudah. Tanpa setup teknis. Tanpa API. Berikut langkah lengkapnya, dari nol sampai kotak masuk bersama tim Anda siap dipakai.

Langkah 1: Buat akun Periskope 

Buka periskope.app dan buat akun.

Langkah 2: Hubungkan nomor WhatsApp Anda 

Setelah masuk ke dashboard, Periskope akan meminta Anda menghubungkan nomor WhatsApp. Buka WhatsApp di HP, masuk ke Perangkat tertaut, lalu pindai kode QR yang muncul di Periskope. 

Nomor Anda langsung terhubung.

Perlu menghubungkan beberapa nomor? Periskope mendukung kotak masuk multi-nomor. Ulangi langkah yang sama untuk setiap nomor, dan semuanya akan muncul di dashboard yang sama.

Langkah 3: Undang tim Anda 

Buka pengaturan tim dan undang rekan kerja lewat email. Tetapkan peran untuk setiap orang:

  • "Admins" (admin) mendapat akses penuh ke semua nomor dan chat yang terhubung. 

  • "Members" (anggota) hanya bisa mengakses chat dan grup tertentu yang dibagikan kepada mereka.

Langkah 4: Atur aturan pembagian chat 

Tentukan bagaimana percakapan yang masuk dialihkan. Di Periskope, Anda bisa mengatur:

  • Pembagian manual: manajer membagikan setiap percakapan ke agen yang tepat

  • Pengalihan otomatis: percakapan didistribusikan otomatis sesuai aturan yang Anda buat

Langkah 5: Hubungkan alat yang sudah Anda pakai 

Periskope terintegrasi dengan HubSpot, Freshdesk, Zoho, dan Google Sheets. Hubungkan alat yang sudah dipakai tim agar data percakapan mengalir otomatis antarsistem. Tidak ada salin-tempel manual. Tidak perlu gonta-ganti tab untuk mencatat interaksi.

Langkah 6: Tetapkan standar respons tim 

Tentukan target waktu respons. Sepakati gaya bahasa dan jalur eskalasi. Dashboard analitik Periskope akan melacak waktu respons dan menandai percakapan yang belum dibalas secara otomatis, tapi tim Anda tetap perlu sepakat soal standar layanan yang baik sebelum mulai.

Langkah 7: Uji coba sebelum go live 

Kirim beberapa pesan uji coba ke setiap nomor dan grup yang terhubung. Pastikan pengalihan berjalan, notifikasi sampai ke orang yang tepat, dan integrasi tersinkron dengan benar. Hanya butuh sepuluh menit, tapi menghindarkan banyak masalah di kemudian hari.

Dari daftar sampai kotak masuk siap dipakai, sebagian besar tim sudah berjalan di Periskope dalam satu hari kerja.

Ingin dipandu langsung untuk seluruh proses setup? Jadwalkan demo dengan tim Periskope.

5 Aplikasi WhatsApp Multi Agent Terbaik untuk Tim (2026)

Ada banyak aplikasi di pasaran yang menawarkan fitur kotak masuk bersama WhatsApp. Berikut ulasan singkat aplikasi terbaik di 2026.

1. Periskope

Periskope dibuat untuk tim B2B yang perlu mengelola percakapan WhatsApp, mulai dari chat pribadi, chat grup, sampai banyak nomor, semuanya dari satu dashboard.

Tampilan utama Periskope

Kebanyakan aplikasi kotak masuk tim WhatsApp hanya menangani pesan pribadi dari pelanggan. Periskope melangkah lebih jauh: chat grup WhatsApp masuk ke kotak masuk terstruktur yang sama dengan chat pribadi.

Karena itu, Periskope cocok untuk tim yang mengelola komunitas pelanggan, grup mitra, grup onboarding, atau grup sales per wilayah, sambil tetap melayani percakapan CS dan sales biasa.

Keunggulan Periskope:

  • Bisa dipakai dengan nomor WhatsApp apa pun, tanpa WhatsApp Business API

  • Mendukung kotak masuk multi-nomor dari satu dashboard

  • Mengelola chat grup WhatsApp dengan pembagian dan pelacakan yang sama seperti chat pribadi

  • Mengubah percakapan menjadi tiket dan tugas tanpa keluar dari kotak masuk

  • Terintegrasi dengan HubSpot, Freshdesk, Zoho

  • Hak akses berbasis peran untuk admin dan anggota

  • Analitik lengkap: waktu respons, pesan yang belum dibalas, kinerja agen

  • Dipakai oleh 5.000+ bisnis di 50+ negara

Paling cocok untuk: Tim sales, CS, dan operasional yang mengelola WhatsApp dalam skala besar, terutama yang aktif mengelola chat grup sambil melayani percakapan pribadi dengan pelanggan.

Kalau tim Anda mengelola chat pribadi sekaligus grup WhatsApp dan ingin menghindari ribetnya API, Periskope adalah cara tercepat untuk mulai.

👉 Coba gratis atau jadwalkan demo untuk membandingkannya dengan setup Anda sekarang.

2. TimelinesAI

TimelinesAI adalah kotak masuk bersama WhatsApp yang dibuat untuk tim sales. Aplikasi ini terhubung tanpa WhatsApp Business API dan berfokus menyinkronkan percakapan WhatsApp langsung ke CRM.

Tampilan utama TimelinesAI
  • Terhubung lewat kode QR, tanpa API

  • Sinkronisasi CRM dengan HubSpot dan Pipedrive

  • Kotak masuk tim untuk percakapan sales pribadi (1:1)

  • Riwayat percakapan WhatsApp otomatis tercatat di kontak CRM

Paling cocok untuk: Tim sales yang memakai HubSpot atau Pipedrive.

3. Respond.io

Respond.io adalah kotak masuk bersama multi-kanal yang mencakup fitur kotak masuk tim WhatsApp di samping saluran chat lainnya. Aplikasi ini dibuat untuk operasional support skala besar yang butuh otomatisasi berbasis AI.

Tampilan utama Respond.io
  • Wajib memakai WhatsApp Business API

  • Pengalihan percakapan dan otomatisasi berbasis AI

  • Kotak masuk multi-kanal untuk WhatsApp, email, live chat, dan lainnya

  • Workflow builder canggih untuk tim support

Paling cocok untuk: Tim support besar yang butuh otomatisasi di banyak saluran.

4. Gallabox

Gallabox adalah kotak masuk bersama WhatsApp Business untuk tim sales dan support. Aplikasi ini berjalan di atas WhatsApp Business API dan menggabungkan kotak masuk multi agent dengan otomatisasi chatbot dan broadcast.

Tampilan utama Gallabox
  • Wajib memakai WhatsApp Business API

  • Kotak masuk tim dengan pembagian percakapan dan catatan pribadi

  • Chatbot AI untuk balasan otomatis dan kualifikasi prospek

  • Fitur broadcast WA dan drip campaign

  • Terintegrasi dengan Zoho CRM, HubSpot, dan Zapier

Paling cocok untuk: Tim sales dan support yang ingin kotak masuk bersama WhatsApp sekaligus otomatisasi chatbot.

5. ControlHippo

ControlHippo adalah kotak masuk bersama WhatsApp Business yang terjangkau untuk tim kecil yang baru mulai memakai WhatsApp multi agent.

Tampilan utama ControlHippo
  • Terhubung tanpa WhatsApp Business API

  • Kotak masuk tim untuk percakapan pribadi (1:1)

  • Terintegrasi dengan Zoho CRM dan Freshdesk

  • Analitik dasar dan pelacakan percakapan

Paling cocok untuk: UMKM yang mencari kotak masuk bersama WhatsApp dengan harga terjangkau.

Perbandingan singkat:

Aplikasi

Wajib API

Chat Grup

Integrasi Utama

Perkiraan Harga Awal

Cocok Untuk

Periskope

Tidak

Ya

HubSpot, Freshdesk, Zoho

~$25/pengguna/bulan

Tim yang mengelola chat pribadi & grup

TimelinesAI

Tidak

Terbatas

HubSpot, Pipedrive

~$28/pengguna/bulan

Tim sales

Respond.io

Ya

Terbatas

Salesforce, HubSpot

~$79/bulan

Tim support besar

Gallabox

Ya

Ya

Zoho CRM, HubSpot

~$150/bulan

Tim otomatisasi berbasis API

ControlHippo

Tidak

Tidak

Zoho, Freshdesk

~$20/pengguna/bulan

UMKM

Catatan: Harga bersifat perkiraan dan bisa berbeda tergantung paket, siklus tagihan, dan add-on.

Bagaimana Periskope Menjaga Privasi dan Keamanan Data di Kotak Masuk Bersama WhatsApp?

Bagi tim B2B, memindahkan percakapan pelanggan ke platform pihak ketiga wajar menimbulkan pertanyaan. 

Datanya disimpan di mana, siapa yang bisa mengaksesnya, dan bagaimana perlindungannya?

Berikut cara Periskope menjaga privasi dan keamanan data.

➜ Data dienkripsi di setiap tahap 

Semua data yang tersimpan di Periskope dienkripsi saat disimpan (at rest), baik di level datastore maupun di level aplikasi. Data yang sedang dikirim dilindungi dengan TLS 1.3 atau yang lebih tinggi di semua jaringan. Ini berlaku untuk setiap percakapan, catatan, dan file yang melewati platform.

➜ Data Anda dicadangkan dan bisa dipulihkan 

Periskope mencadangkan semua data dengan metode point-in-time. Cadangan disimpan selama tujuh hari, jadi riwayat percakapan Anda terlindungi dari kehilangan yang tidak disengaja atau gangguan sistem.

➜ Akses dikontrol dan dibatasi 

Tidak semua orang di Periskope bisa mengakses data Anda. Akses ke database produksi dibatasi. Akses ke kunci enkripsi dibatasi. Ada prosedur kontrol akses, dan setiap permintaan akses dibatasi sesuai peran. Manajemen log aktif di seluruh infrastruktur.

➜ Akses tim Anda berbasis peran 

Di dalam workspace Periskope, admin yang menentukan siapa melihat apa. Anggota hanya bisa mengakses chat dan grup tertentu yang dibagikan kepada mereka. Ada juga fitur penyamaran nomor kontak ("Contact masking") untuk melindungi privasi pelanggan dengan membatasi akses tim ke nomor telepon bila diperlukan.

➜ Data Anda tetap di bawah kendali Anda

Periskope menghapus data pelanggan atas permintaan. Saat sebuah organisasi berhenti memakai platform, data dihapus sesuai prosedur retensi yang berlaku.

➜ Periskope patuh GDPR 

Periskope dibangun sesuai standar GDPR. Proses retensi data dan perjanjian dengan pihak ketiga sudah disiapkan untuk mendukung kebutuhan kepatuhan.

Untuk pertanyaan kepatuhan yang spesifik untuk industri Anda, hubungi tim Periskope langsung di periskope.app/security.

Pertanyaan umum

1. Apakah kotak masuk bersama diizinkan oleh WhatsApp?

Ya. Memakai kotak masuk bersama WhatsApp diperbolehkan, selama koneksi antara WhatsApp dan platform kotak masuk mengikuti ketentuan dan kebijakan resmi WhatsApp.

Ada dua cara yang biasa dipakai tim untuk menghubungkan WhatsApp ke kotak masuk bersama:

  • Perangkat tertaut (kode QR): memakai fitur multi-perangkat bawaan WhatsApp

  • WhatsApp Business API: integrasi resmi Meta untuk kebutuhan bisnis

Selalu pilih solusi yang memakai fitur Perangkat tertaut WhatsApp atau Business API resmi, agar Anda tetap sesuai dengan kebijakan penggunaan WhatsApp.

2. Bisakah kotak masuk bersama mengelola chat grup WhatsApp? 

Banyak platform hanya fokus pada chat pribadi. Alat seperti Periskope dirancang untuk mendukung chat grup sekaligus chat pribadi, dengan pembagian, pelacakan, dan analitik yang sama untuk keduanya.

3. Berapa banyak anggota tim yang bisa memakai kotak masuk bersama WhatsApp? 

Tergantung platform dan paketnya. Periskope bisa dipakai dari tim kecil sampai operasional berskala besar. Kebanyakan platform menawarkan harga bertingkat berdasarkan jumlah agen atau nomor yang terhubung.

4. Bisakah satu nomor WA dipakai banyak admin untuk membalas chat? 

Bisa. Beberapa anggota tim bisa melihat, membalas, dan mengelola percakapan dari satu nomor WhatsApp secara bersamaan. 

5. Apakah pelanggan tahu mereka sedang chat dengan kotak masuk bersama? 

Tidak. Dari sisi pelanggan, tampilannya seperti chat WhatsApp biasa. Pembagian chat, catatan internal, dan koordinasi tim semuanya terjadi di belakang layar.

6. Bisakah nomor WhatsApp yang berbeda dibagikan ke tim yang berbeda? 

Bisa. Dengan kotak masuk multi-nomor Periskope, Anda bisa menghubungkan banyak nomor dan mengatur anggota tim mana yang bisa mengakses nomor dan chat tertentu lewat hak akses berbasis peran.

7. Apakah ada batas jumlah agen yang bisa memakai kotak masuk secara bersamaan? 

Tidak ada batas pasti. Periskope menyesuaikan dengan paket Anda. Banyak agen bisa aktif bersamaan di semua nomor dan chat grup yang terhubung.

8. Bisakah membuat balasan otomatis di kotak masuk bersama WhatsApp? 

Bisa. Periskope mendukung "Automation Rules" (aturan otomatisasi): Anda bisa mengatur balasan otomatis, pengalihan otomatis, dan pemicu alur kerja berdasarkan isi pesan, jenis chat, atau kondisi lain.

9. Apakah kotak masuk tim WhatsApp cocok untuk layanan pelanggan? 

Sangat cocok, dan ini salah satu penggunaan yang paling umum. Tim CS memakai kotak masuk bersama untuk membagikan pertanyaan yang masuk, melacak waktu penyelesaian, membuat tiket langsung dari chat, dan terhubung ke helpdesk seperti Freshdesk dan Zoho Desk.

10. Apakah memakai Periskope memengaruhi enkripsi end-to-end WhatsApp? 

Periskope terhubung ke WhatsApp lewat fitur Perangkat tertaut, sama seperti saat Anda menambahkan WhatsApp Web atau perangkat pribadi lain. Pesan tetap dilindungi enkripsi end-to-end WhatsApp. Selain itu, Periskope memakai enkripsi TLS 1.3 untuk semua data yang sedang dikirim.

Automate your WhatsApp with Periskope

Automate your WhatsApp with Periskope

Automate your WhatsApp with Periskope